GHTA — Global Health Tourism Assistance GHTA
Peluang · Artikel 06 dari 15

Indonesia di Peta Wellness Tourism Dunia

Untuk Bupati, Walikota, Gubernur, Sekretaris Daerah

Provinsi atau kabupaten Anda mungkin sudah punya peta yang tidak Anda pakai. Mari saya tunjukkan.

Ringkas

  • Indonesia berada di top 20 wellness markets dunia (GWI 2022) — di posisi 19, di antara Belanda dan Swedia.
  • Industri wellness Indonesia bernilai USD 6,4 miliar per tahun, tumbuh 13,3% per tahun.
  • Distribusi belum merata — 70% nilai terkonsentrasi di Bali, padahal banyak daerah lain punya potensi setara.

Apa.

Peta global menempatkan Indonesia sebagai destinasi wellness emerging yang signifikan — Bali sebagai brand internasional, sementara provinsi lain belum termanfaatkan. Indonesia memimpin di sub-sektor traditional medicine (jamu, healing tradisional) dan natural beauty, tapi tertinggal di mental wellness dan preventive medicine yang justru fastest-growing.

Kenapa.

Posisi peta = posisi tawar di hadapan investor, tour operator internasional, dan grant pemerintah pusat. Daerah yang masuk peta dapat akses funding (Kemenparekraf, BKPM, BUMN), tour operator international placement, dan media exposure. Daerah yang tidak masuk peta tidak ada. Posisi peta tidak otomatis — perlu strategi storytelling, masterplan, dan operational excellence.

Kapan.

Lima tahun ke depan adalah periode pemetaan ulang. Pasca-Bali yang sudah jenuh, dunia mencari "next Bali" di Indonesia — Lombok, Belitung, Sumba, Toba, Likupang sedang dipertimbangkan. Daerah Anda punya 24-36 bulan untuk membangun positioning sebelum slot top-of-mind terkunci.

Di Mana.

Yang sudah teridentifikasi: Bali (luxury wellness), Yogyakarta (cultural wellness), Lombok (eco wellness), Bandung (medical & aesthetic), Belitung (geopark health), Solo (jamu & traditional). Yang belum tergali tapi potensi tinggi: Sumatera Barat (kuliner kesehatan), Sulawesi Utara (eco-marine wellness), Maluku (rempah & healing), Kalimantan (forest wellness).

Siapa.

Aktor publik: Kepala Daerah, Sekda, Bappeda, Kadispar, Kadinkes, BUMD pariwisata. Aktor swasta: hotel established, RS daerah, BUMDes, koperasi pelaku UMKM, asosiasi spa & wellness. Pemain global: GWI, UNWTO, asosiasi medical tourism Asia, hotel chain global. Yang sering missing: konsultan integrator yang menyatukan semuanya.

Cara Eksekusi-nya

Daerah Anda butuh masterplan yang menggabungkan storytelling, infrastruktur, dan capacity-building tim. Bukan brosur. Bukan event. Strategi.

4W kami kasih gratis di sini. Cara eksekusi-nya — itu yang kami kerjakan bersama tim Anda lewat konsultasi & training berbayar.

Train tim Anda — diskusi dengan dr. Andry

Sumber

  • · GWI 2022 Global Wellness Economy Country Rankings